Purnama yang Jatuh di Rambutmu

Posted by penganyamkata on January 17, 2002 under Sajak | Be the First to Comment

 

aku membayangkan purnama jatuh di rambutmu yang terurai

mengusap wajahmu dan mengakhiri penantianku

tapi purnama tak pernah mau tau

seperti halnya kamu, yang selalu sembunyi di balik pintu

o, malam yang merambat di pinggiran hari

mengapa musti pamit pada senja

sementara kita tak bisa meraba pagi

dan purnama terus menantang tanpa permisi

selalu saja membisikkan rindumu yang tak pernah tuntas

sementara purnama memamerkan dadanya yang mendayu

namun mengapa kalian tetap bertengger di sepi malam

membuatku ingin menjadi matahari dan pergi tanpa pamit

biar sinarku tak pernah lagi mengunjungi bulan dan kamu

 

Bandung, 17 Januari 2002

dimuat di Horison, September 2005

Add A Comment